Di era digital seperti saat ini sudah selayaknya kita mulai beralih dari metode yang awalnya manual dan analog menjadi lebih digital. Selain tentunya metode ini jauh lebih menguntungkan, metode digital ternyata memiliki banyak kelebihan

Tak hanya perusahaan besar saja, namun usaha kecil hingga menengah atau UKM juga sudah selayaknya mulai beralih menggunakan metode digital mulai dari pemasarannya hingga pembayarannya. Apalagi hal ini sudah didukung juga oleh pemerintah melalui “Peraturan Bank Indonesia No. 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran” Inilah beberapa alasan mengapa UKM perlu mempertimbangkan metode digital.

Metode yang sejak dulu selalu berubah

ukm beralih ke digital 1.jpg
Sumber: MasterTux

Kembali ke jaman dahulu, metode paling lazim yang kita gunakan adalah brosur, pamphlet, iklan di koran dan media sejenis dan berbagai media cetak lainya. Kemudian Radio mulai diciptakan dan perlahan berkembang dengan berbagai saluran, pemasaran-pun beralih ke media radio. Hal yang serupa juga terjadi ketika TV mulai populer.

Lalu, apakah berbagai metode itu masih efektif saat ini? Saat dimana internet menjadi kebutuhan wajib hampir semua masyarakat.

Sebuah riset dari Wearesocial Singapore menyebutkan Indonesia memiliki populasi pengguna internet aktif sebanyak 88,1 juta orang (Jan 2016). Jumlah ini telah meningkat sebanyak
15% jika di bandingkan dengan tahun 2015 dibulan yang sama. Dan dari survei yang dilakukan ada sebanyak 31% orang yang melakukan pencarian produk/layanan secara online.

Inilah besarnya potensi yang bisa kamu jangkau melalui digital marketing. Apalagi, mengingat jumlah pengguna internet akan semakin meningkat seiring berkembangnya infrastruktur.

Digital Marketing sendiri bisa kita artikan sebagai sebuah metode pemasaran bagi para pelaku usaha di dunia maya agar layanan atau produk mereka bisa dikenal dan dilihat oleh “netizen” atau masyarakat pengguna internet. Hal ini penting bagi para pelaku usaha di bidang dan skala apapun agar layanan atau produk bisa di kenal oleh lebih luas dan tentunya menarik mereka untuk membeli ataupun menggunakan jasa/produk yang ditawarkan.

Biaya yang lebih efisien dan efektif

ukm beralih ke digital 2.jpg
Sumber: ASSY

Dengan market yang terus berkembang tersebut, bagaimana dengan biaya?

Di dunia Digital Marketing ada beberapa istilah, seperti cost per click (CPC) atau yang sering dipahami sebagai biaya dikeluarkan untuk satuan per-klik dari iklan atau produk yang dipasarkan. Biaya ini jauh lebih murah dibandingkan dengan pemasaran menggunakan brosur atau sejenisnya. Hal ini dikarenakan harga CPC bisa sangat murah bahkan sampai dengan dibawah Rp. 100-/klik. Jika hal ini kamu bandingkan dengan iklan TV, maka perbandingannya akan semakin jauh.

Dengan biaya yang cukup rendah tersebut kita sudah bisa menarik potensial konsumen untuk melihat informasi/produk yang ingin kita jual. Tidak hanya sampai disitu, dengan Digital Marketing kita bisa memilih profile dari konsumen yang kita targetkan. hal ini yang tidak akan kita temukan dengan metode pemasaran konvensional. Dan, dengan database yang lebih kompleks, kita bisa menargetkan potensial konsumen yang tepat dan sesuai (lebih efisien).

Dan berbicara mengenai metode pembayaran secara digital, nggak hanya mempermudah proses pembukuan dan menghapus beberapa tahapan yang biasa ada pada metode konvensional, hal ini secara tidak langsung memangkas biaya-biaya seperti operator hingga tenaga pembukuan. Yang paling penting lago, metode pembayaran secara digital sangat cepat dan aman.

Banyak pilihan media (platform) dan cara

UKM beralih ke digital 3.jpg
Sumber: bp.com

Seperti banyaknya cara dalam melakukan pemasaran konvensional, Metode digital juga memiliki banyak cara dan media dalam pelaksanaannya. Mulai dari metode Digital Marketing yang bisa meliputi: Website, search engine optimization, social media marketing, pay per click, infuencer marketing, content marketing dan masih banyak lagi.

Untuk metode pembayaran digital juga terdapat berbagai bentuk dan cara mulai dari cara kartu debit dan kredit yang sudah cukup lazim, rekening telepon, akun bank virtual, hingga uang elektronik

Membuat produk paling unik bisa ditemukan!

ukm beralih ke digital 4.jpg Sumber: Skitterphoto

Sesuai dengan sub judul di atas, terkadang cara pemasaran yang baik bisa menarik orang untuk melakukan pembelian produk/jasa yang kita jual. Hal ini di karenakan Digital Marketing memiliki sebuah engagement bagi para potensial konsumer. Kita memiliki sebuah “Content” untuk dijual ataupun diceritakan bagi para potensial ataupun konsumer kita. Hal ini yang membedakan sebuah produk/layanan dengan yang lainnya.

Satu hal lagi adalah dengan terlist di dunia maya, kita bisa mendapatkan sebuah keberadaan di internet. Hal ini menjadi sangat penting, dikarenakan mengingat banyaknya orang yang sudah mulai melakukan pembelian produk/jasa secara online. Menurut Survei yang dilakukan Wearesocial Singapore, sebanyak 27% orang indonesia membeli barang secara online dalam waktu 30 hari sebelumnya.

Hal ini menunjukkan sebuah potensi yang dapat digali UKM dalam memasarkan produk mereka. Karena jika kita berhasil menunjukkan dan memperlihatkan produk/jasa kita kepada banyak orang, maka hal ini dapat meningkatkan buying potential dari potensial kostumer yang ada di dunia maya.

Juga, dengan mengaplikasikan metode pembayaran secara digital, UKM mampu menjangkau pasar yang jauh lebih luas karena memungkinkan pembeli melakukan pembayaran jarak jauh!


 

Di era yang serba cepat ini, informasi menjadi sesuatu yang sangat penting akan tetapi memastikan orang mendapatkan informasi juga menjadi hal yang harus diperhatikan dan semua ini bisa dilakukan dengan beralih menggunakan metode-metode yang lebih digital. Salah satu kunci keuntungan dari metode digital adalah proses yang aman dan cepat. Tentunya hal ini akan jauh menguntungkan UKM, bukan.

Sumber gambar utama: Icubeskonnect
Advertisements