Belakangan ini, kita mulai mengenal berbagai metode pembayaran di luar uang fisik pada umumnya, seperti e-money, rekening telepon, rekening virtual, hingga kartu debit-kredit yang sudah lebih dulu populer. Hal ini tentu tidak terlepas dari perkembangan teknologi digital yang ada di Indonesia.

Berdasarkan data dari Global Financial Inclusion Database, pada 2015 baru 35,9% orang dewasa di Indonesia yang memiliki rekening di lembaga keuangan formal. Angka yang hanya berbeda tipis dengan tahun sebelumnya.

Namun, mengingat perkembangan industri digital yang pesat di Indonesia, tentu hal ini akan sangat berpengaruh pada berkembangnya metode pembayaran yang lebih cashless.

Di saat Indonesia tengah mengembangkan digital payment, berikut negara-negara yang sudah menjalankan sistem digital payment terbaik!

7. Belanda

Sistem Digital Payment Terbaik 1.jpgSumber gambar: misign

Pangsa pembayaran non-tunai, total nilai pembayaran oleh konsumen: 85%
Persentase populasi dengan kartu debit: 98%

Untuk mengembangkan perekonomian digital, maka sudah sewajarnya jika negara perlu memfasilitasi layanan, sarana koneksi, dan jaringan. Hal inilah yang menjadi dasar negara Belanda dalam mengembangkan perekonomiannya.

Bahkan sejak 2009, Belanda sudah berhasil mengimplementasikan jaringan broadband 4G. Hal ini berdampak signifikan dan bisa kita lihat dari meningkatnya perdagangan e-Commerce dari 1,8 juta euro (2002) menjadi 12,8 juta euro (2009) di negara ini.

Tak berhenti di sana, jumlah transaksi non-tunai di supermarket Belanda juga semakin meningkat. Hal ini juga merupakan hasil dari proyek “National Hotshop” yang dibangun pada awal 2012 oleh Foundation for Promoting Efficient Payments (SBEB). Proyek tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemananan dan kenyamanan transaksi non-tunai. Bahkan pada tahun lalu, transaksi non-tunai melebihi angka 2,9 miliar transaksi!

6. Australia

sistem-digital-payment-terbaik-2Sumber gambar: pattyjansen

Pangsa pembayaran non-tunai, total nilai pembayaran oleh konsumen: 86%
Persentase populasi dengan kartu debit: 79%

Perekonomian digital juga merupakan salah satu fokus dari pemerintah negeri kangguru ini. Pada tahun 2009, Australia menggeluarkan kebijakan Australia’s Digital Economy: Future Direction di bawah Department of Broadband, Communication and the Digital Economy untuk mengembangkan serta mendukung industri yang berkaitan dengan perekonomian digital.

Tidak berhenti sampai di sana, pada 2011, Australia kembali mengesahkan National Digital Economy Strategy yang akan mendukung National Broadband Network guna menyukseskan penerapan ekonomi digital di tahun 2020.

Hal ini tentu berdampak pada meningkatnya jumlah transaksi digital di negara ini. Peningkatan ini bisa dilihat melalui lebih dari 58 juta transaksi VisaWave yang terjadi dalam bulan Juli saja pada tahun lalu. Tentu pertumbuhan angka ini tidak terlepas dari peran peningkatan kualitas broadband oleh pemerintah

5. Swedia

Sistem Digital Payment Terbaik 3.jpgSumber gambar: picudio

Pangsa pembayaran non-tunai, total nilai pembayaran oleh konsumen: 89%
Persentase populasi dengan kartu debit: 96%

Bisa dikatakan, dalam hal perekonomian digital, Swedia berada di peringkat teratas. Kesuksesan implementasi broadband oleh pemerintah pada 2009 serta terintegrasinya semua sistem, mulai dari transportasi hingga perbankan, menjadi kunci sukses Swedia di era ekonomi digital. Belum lagi negara ini memiliki kecepatan internet yang sangat baik, bahkan masuk ke dalam tiga besar yang tercepat di dunia!

Dengan kecepatan internet yang super ini, Swedia perlahan-lahan mengurangi transaksi tunai di dalamnya. Apalagi semenjak kesuksesan produk seperti PayPass sebagai solusi untuk pembayaran sarana transportasi menggunakan aplikasi smartphone.

Operator seluler raksasa Swedia, seperti Telia, Tele2, Telenor, dan Tiga juga ikut meluncurkan produk WyWallet sebagai layanan mobile payment yang sudah digunakan 97% pengguna ponsel di negara ini!

4. Inggris Raya

Sistem Digital Payment Terbaik 4.jpgSumber gambar: skeeze

Pangsa pembayaran non-tunai, total nilai pembayaran oleh konsumen: 89%
Persentase populasi dengan kartu debit: 88%

Perkembangan digital payment terbaik selanjutnya bisa kamu temukan di negara Inggris Raya. Pemerintah Inggris sendiri juga mencoba membangun sistem eGovernment dengan mengintegrasi berbagai layanan publik. Bahkan melalui portal www.direct.gov.uk, tidak hanya layanan antar masyrakat pemerintah menjadi dimudahkan, bahkan masyarakat juga bisa melalukan transaksi keuangan dengan pemerintah di dalamnya!

Inggris Raya identik dengan penggunaan uang tunai untuk transaksi dengan nilai rendah. Namun, hal ini tidak menghambat perusahaan digital payment seperti PayPass untuk mengkonversi semua transaksi tunai tanpa terkecuali menjadi transaksi digital.

Salah satu sistem mobile payment yang cukup terkenal di Inggris, Paym bahkan sudah menembus transaksi hingga 26 juta poundsterling. Bisa disimpulkan bahwa dua per tiga masyarakat Inggris sudah mulai beralih ke mobile payment.

3. Kanada

sistem-digital-payment-terbaik-5Sumber gambar:toptop54

Pangsa pembayaran non-tunai, total nilai pembayaran oleh konsumen: 90%
Persentase populasi dengan kartu debit: 88%

Tidak perlu diragukan lagi kemajuan sistem keuangan di negara satu ini. Hal ini bisa dibuktikan dari data yang menunjukkan bahwa 96% warga Kanada yang berusia di atas 15 tahun sudah memiliki rekening bank. Di luar itu, pemerintah Kanada juga masih berusaha mengoptimalisasi sistem transaksi di negara tersebut.

Kebanyakan negara yang sukses dalam mengembangkan transaksi non-tunai memulainya dari penggunaan sistem pembayaran kartu debit yang kemudian berkembang menjadi produk sejenis MasterCard dan PayPass yang belakangan mulai berinovasi dengan berbagai bentuk transaksi keuangan baru. Jumlah penggunaan kartu debit di Kanada sendiri sudah mencapai 78,1% merchant yang mengadopsi debit card POS (point of sales).

2. Perancis

Sistem Digital Payment Terbaik 6.jpgSumber gambar:ericniequist

Pangsa pembayaran non-tunai, total nilai pembayaran oleh konsumen: 92%
Persentase populasi dengan kartu debit: 69%

Perancis merupakan salah satu negara yang berhasil menerapkan sistem eGovernment sejak 2001. Lima tahun setelahnya, pemerintah bahkan berhasil mengubah hampir semua layanan publik yang dahulu bersifat offline menjadi online.

Di luar kemajuan dunia digital dalam pemerintahan, Perancis juga sukses mengalihkan transaksi tunai di negara ini dengan signifikan. Hal ini bisa dilihat melalui jumlah populasi warga dewasanya yang 97% sudah memiliki akun Bank. Pemerintah Perancis juga secara aktif berinovasi dalam hal transaksi keuangan dan menghadirkan berbagai solusi seperti mobile payment, kartu non-tunai, dan m-POS untuk mengakomodasi keberagaman kebutuhan transaksi warganya.

1. Belgia

Sistem Digital Payment Terbaik 7.pngSumber gambar: Kurious

Pangsa pembayaran non-tunai, total nilai pembayaran oleh konsumen: 93%
Persentase populasi dengan kartu debit 86%

Berbicara mengenai negara dengan digital payment terbaik, maka Belgia merupakan negara yang menempati nomor pertama!

Pemerintah memang sudah memberikan prioritas dalam membuat transaksi di negara ini lebih efisien. Belum lagi, mayoritas penduduk yang merupakan masyarakat perkotaan memiliki akses mudah ke berbagai layanan keuangan. Ditambah dengan infrastruktur dan teknologi terbaru, jangan heran kalau angka penggunaan digital payment di negara ini menjadi berkembang sangat pesat.

Salah satu yang menarik adalah kebijakan pemerintah Belgia untuk membatasi transaksi tunai hanya hingga nilai maksimum 3000 euro. Hal tersebut membuat makin banyak masyarakat beralih ke metode pembayaran non-tunai.

Salah satu sistem mobile payment terbaru yang baru saja diluncurkan di Belgia adalah Sixdots yang juga didukung langsung oleh Bank Belgia dan operator Mobile Proximus. Sistem ini tentu akan terus menunjang digital payment di negara ini untuk terus bertumbuh!


Selain ketujuh negara tersebut, masih ada beberapa negara lain yang memiliki perkembangan digital payment terbaik, seperti Amerika, Jerman, dan jika di Asia ada negara seperti Korea Selatan. Tentunya perkembangan digital payment di negara-negara ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah serta para pelaku industri digital.

Kira-kira, kapan Indonesia bisa menjadi salah satu negara dengan perekonomian digital serta sistem digital payment terbaik?

Sumber data: The Cashless Journey dan Cashless Society

Advertisements