Istilah digital payment memang makin populer. Segala macam sistem keuangan modern selalu dikait-kaitan dengan digital payment. Namun, apa sebenarnya digital payment dan kapan sebuah sistem transaksi bisa dikategorikan sebagai transaksi digital?

Selain perlu memahami istilah ini, Anda pasti terkadang mempertanyakan juga apa keuntungannya untuk Anda yang tidak begitu berkecimpung di dunia bisnis? Melalui tulisan kali ini, kita akan mengenal lebih dalam apa itu digital payment.

Memahami digital payment

mengenal digital payment 1.jpgSumber: PDPics

Sebuah transaksi pembayaran bisa terjadi melalui instrumen pembayaran. Jika kita berbicara mengenai pembayaran konvensional seperti tunai, maka instrumen pembayaran yang digunakan adalah uang kertas. Namun, saat membicarakan metode pembayaran digital atau digital payment maka instrumen yang terkait akan sangat bervariasi karena luasnya pemahanan mengenai dunia digital.

Namun, ada cara yang cukup sederhana untuk menganalisa apakah sebuah metode pembayaran masuk dalam kategori pembayaran digital atau tidak.

Pertama bisa dilihat dari instrumen pembayaran yang konvensional yaitu berupa tunai/fisik atau digital/non-fisik. Lalu Anda bisa melihat interface antar pelaku transaksi, apakah melalui media elektronik atau tidak.

Jadi, kini Anda mulai bisa mengkategorikan apakah suatu transaksi bisa dikatakan sebagai transaksi digital atau bukan.

Awal kemunculannya

mengenal digital payment 2.jpgSumber: Surprise

Keberadaan digital payment tak terlepas dari penemuan Internet. Segera setelah internet ditemukan, lembaga keuangan mulai memikirkan cara untuk mengurangi transaksi tunai. Namun, hal ini baru bisa terealisasi saat Stanford Federal Credit Union mewujudkan sebuah sistem yang kini lebih kita kenal dengan istilah online banking pada tahun 1994.

Meski saat itu penggunaannya masih cukup sulit dan membutuhkan kemampuan serta wawasan khusus, hal ini menjadi cikal bakal beralihnya sistem transaksi tunai menjadi digital.

Beberapa tahun setelahnya mulai bermunculan penyedia e-payment yang disusul dengan berdirinya para pionir Industri e-commerce. Industri inilah yang kemudian semakin memperbesar peluang digital payment untuk berkembang lebih jauh!

Baca selengkapnya mengenai sejarah perkembangan digital dan mobile payment di sini!

Keuntungannya untuk Anda!

mengenal digital payment 3.jpgSumber: Alexas_Fotos

Manfaat yang paling cepat terasa bagi pelaku transaksi digital adalah kemudahan dan kepraktisannya. Dan, meskipun kamu bukan pelaku dunia bisnis, digital payment sebenarnya memiliki banyak manfaat juga dalam kehidupan sehari-hari. Seperti di antaranya adalah hal-hal berikut:

Keuangan lebih teratur

Dengan menggunakan transaksi digital, semua pengeluaran yang Anda miliki (bahkan yang paling kecil dan sepele) akan tercatat rapi dan mudah untuk Anda lacak kemudian hari.

Terhindar dari biaya-biaya siluman

Anda juga bisa menghemat pengeluaran dengan menghilangkan biaya-biaya ekstra ilegal yang kerap ditemui di kehidupan sehari-hari, seperti pungli atau kembalian yang kurang.

Mengurangi resiko kriminalistas

Digital payment juga memiliki tingkat keamanan yang lebih baik. Oleh karena itu, Anda tak perlu mengkhawatirkan tindakan kriminalitas seperti pencopetan karena semua uang Anda tersimpan secara digital dengan aman.

Selain hal tersebut, masih banyak hal-hal lain, seperti pajak yang lebih mudah diurus serta kejelasan status keuangan yang tentu akan sangat membantu keuangan sehari-hari Anda.

Jika kamu masih ragu, kamu bisa membandingkan metode digital payment dengan metode konvensional di sini.


Setelah mengetahui lebih dalam mengenai digital payment, tentu lebih mudah bagi Anda untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan keuangan sehari-hari atau bahkan bisnis Anda. Pada dasarnya setiap metode transaksi diciptakan untuk memperbaiki metode sebelumnya. Namun, bukan berarti digital payment tidak memiliki kelemahan sama sekali.

Advertisements